<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Qiumu's Blog</title>
	<atom:link href="http://qiumu.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://qiumu.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Jun 2009 13:57:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='qiumu.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Qiumu's Blog</title>
		<link>http://qiumu.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://qiumu.wordpress.com/osd.xml" title="Qiumu&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://qiumu.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>realita akan kekuasaan</title>
		<link>http://qiumu.wordpress.com/2009/02/13/realita-akan-kekuasaan/</link>
		<comments>http://qiumu.wordpress.com/2009/02/13/realita-akan-kekuasaan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 04:18:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qiumu</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qiumu.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[baru saja ku lihat kenyataan kalau masyarakat indonesia saat ini masih haus akan kekuasaan dan nafsu.. Baru saja ku menyelesaikan tugas sebagai  guru privat salah seorang anak pemilik penerbitan ternama di indonesia,sebelum pergi menuju kampus kawasan depok. suami dari salah satu pembantunya mengatakan padaku selagi kita masih diperlukan orang maka penuhilah kemaunya namun tak luput [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qiumu.wordpress.com&amp;blog=6080612&amp;post=39&amp;subd=qiumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#ffff00;">baru saja ku lihat kenyataan kalau masyarakat indonesia saat ini masih haus akan kekuasaan dan nafsu..</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">Baru saja ku menyelesaikan tugas sebagai  guru privat salah seorang anak pemilik penerbitan ternama di indonesia,sebelum pergi menuju kampus kawasan depok. suami dari salah satu pembantunya mengatakan padaku selagi kita masih diperlukan orang maka penuhilah kemaunya namun tak luput dari keuntungan yng harus kita ambil pula.</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">mungkin itu salah satu pemikiran yang banyak dipikirkan oleh rakyat biasa,berbeda pandangan dengan apa yang baru saja kuucapka pada orang tua dari murid yang kuajar.Ibuku bilang kalau segala sesuatu jangan pernah diukur oleh materi karena munculnya segala kekeliruan,perpecahan bahkan kehancuran skalipun berpangkal pada materi.</span></p>
<p><span style="color:#00ff00;">haus akan kekuasan hanya untuk memenuhi nafsu dan keinginan mengeruk materi ,itulah krisis yang tengah melanda masyarakat saat ini,tak memandang siapa yang seadang dilanda. fakta yang terlihat jelas sekali ketika para driver angkutan umum yang seenaknya tidak mematuhi tarif yang telah ditetapkan oleh pemerintah,hingga membuat kesal para penumpanganya. dan lebih tragis lagi baru saja hal ini terjadi padaku dimana aku diberi masukan oleh pembantu dari anak yang kuprivati,dia menyatakan kalau seharusnya aku manarifkan haraga yang tinggi saja hanya karena oarng tua tersebut baik ,dan kaya pula,hal tsb sangat bertentangan pada prinsipku.aku yang tersenyum miris melihat kenyataan itu,ternyata haus akan kekuasaan ,nafsu, akan materi tiadak hanya ditimpa oleh pemimpin kita pada saat ini namun pula tengah terjadi pada rakyat biasa.lnikah maksud dari bagaimana sifat yang diturunkan oleh pemimpinya terhadap rakyatnya?</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qiumu.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qiumu.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qiumu.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qiumu.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/qiumu.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/qiumu.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/qiumu.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/qiumu.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qiumu.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qiumu.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qiumu.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qiumu.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qiumu.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qiumu.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qiumu.wordpress.com&amp;blog=6080612&amp;post=39&amp;subd=qiumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qiumu.wordpress.com/2009/02/13/realita-akan-kekuasaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4821229413d93961d2790ed9abaa58b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qiumu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The dreamer</title>
		<link>http://qiumu.wordpress.com/2009/02/09/the-dreamer/</link>
		<comments>http://qiumu.wordpress.com/2009/02/09/the-dreamer/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 11:53:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qiumu</dc:creator>
				<category><![CDATA[first]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qiumu.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini mungkin tidak penting untuk dibaca tapi penting untuk dipahami , mengisi liburan yang Cuma 2 minggu ini aku mencoba untuk menjadi life observer’ tau kan ?? yah.. jika anda tidak tau bisa menggambarkannya sendiri … Mengamati setiap detik dari kehidupan ,mencari mana yang terkandung dari setiap waktu yang bergulir Memang gak mudah untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qiumu.wordpress.com&amp;blog=6080612&amp;post=36&amp;subd=qiumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;"><span lang="EN-US">Tulisan ini mungkin tidak penting untuk dibaca tapi penting untuk dipahami , mengisi liburan yang Cuma 2 minggu ini aku mencoba untuk menjadi life observer’ tau kan ?? yah.. jika anda tidak tau bisa menggambarkannya sendiri …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;"><span lang="EN-US">Mengamati setiap detik dari kehidupan ,mencari mana yang terkandung dari setiap waktu yang bergulir</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span lang="EN-US">Memang gak mudah untuk mencari setiap makna yang diinginkan<span> </span>bahkan tidak sedikit orang menyepelekanya , mungkin buat kalian cara mengisi liburan ku ini memang aneh tapi itu semua terinspirasi dari <span> </span>pengalaman yang belum lama ini menimpa diriku bisa dibilang saat itu aku mengalami parallel sakit hati hal yang sangat tidak penting untuk kalian ketahuai ^^</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;"><span lang="EN-US">Life observer pertama ini mengenai mimpi dan makna hidup,berat memang<span> </span>untuk mengetahuinya, hampir semua orang ingin mengetahuinya bahkan aku sendiri hampir gila memikirkanya, karena tiap-tiap orang mempunyai<span> </span>mimpi dan<span> </span>makna hidupnya masing –masing ,termasuk <span> </span>aku yang memiliki mimpi agar bisa melihat mimpi-mimpi orang yang kusayangi itu dapat terwujud </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span lang="EN-US">Sekelumit mimpi-mimpi generasi penerus saat ini yang<span> </span>kuat tinggi ,namun sedikit<span> </span>mnggelitik untuk dibacanya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span lang="EN-US">Mahasiswi F.E IPB</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span lang="EN-US"><span> </span>“Mimpinya pertama ku ialah bekerja di Bank negri, bahkan kalau bisa menjelajah menjadi akuntan internasional ,agar dapat melihat secara langsung<span> </span>bagaimana proses kotor<span> </span>para deputi-deputi bank negara tersebut memanipulasi uang rakyat ,inilah kenyataan zaman sekarang terlihat jelas bukan? Para pengeruk receh-receh rakyat itu ternyata masih dilanda krisis, bahkan lebih miskin daripada komunitas bantar gebang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span lang="EN-US">,yang kedua ialah memiliki suami orang JAWA bukan orang kaya<span> </span>karena sejauh ia memandang keberhasilan individu di segala persaingan masih di dominasi oleh ras JAWA,sebagai realitanya ialah sepanjang Indonesia merdeka belum pernah kita dipimpin oleh orang yang bukan dari JAWA, dan semoga pemimpin<span> </span>su- yang akan datang adalah benar-benar suamiku…”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><em><span lang="EN-US">Benar-benar mimpi yang sangat rasional dan patut ditiru,tapi kalau semua wanita di indonesia ingin memilki suami orang jawa?,mau dikemanakan suku lain..</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span lang="EN-US"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span lang="EN-US">Pegawai BEJ( Bursa Efek Jakarta )</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span lang="EN-US"><span> </span>“ Bagiku mimpiku adalah merajut semua mimpi-mimpiku<span> </span>menjadi satu minimal </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span lang="EN-US">Orang lain dapat merasakan mimpiku,aneh memang karena aku yakin orang lain juga pasti belum pernah mengetahui mimpiku ….ehm.. mungkin ini sedikit dampak dari pekerjaanku dimana aku selalu menjadi pemimpi, setiap saat bermimpi melihat nominal-nominal itu bisa berubah menjadi uang nyata dan sampai saat ini aku masih bermimpi seberapa banyakah uang tersebut jika benar-benar bisa berubah menjadi uang nyata… aku rasa jika<span> </span>engkau menayakan mimpi kepada karyawan BEJ <span> </span>adalah suatu perbuatan konyol<span> </span>karena yang engkau Tanya ialah benar-benar seorang pemimpi yang hanya bisa bermimpi…. Semoga anda mengerti apa yang kumaksud karena saya sendiri juga tidak mengerti”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><em><span lang="EN-US">Saya sebagai penulispun sedikit dibuat pusing olehnya apalagi anda yang membacanya</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span lang="EN-US">Mahasiswi FMIPA UI </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span lang="EN-US"><span> </span>“ Mimpi yang saya inginkan hanya cepat lulus karena terlau banya rumus yang harus saya hapal,bahkan kalau saja saya bisa menciptakan ramuan yang bisa membawa selesai sampai semester akhir<span> </span>detik itu juga<span> </span>akan saya patenkan dan akan saya bagi-bagikan secara gratis kepada yang memerlukan sebagai ladang amal saya…”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><em><span lang="EN-US">Inikah korban Einstein berikutnya??</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span lang="EN-US">Mahasiswa PGSD UPI</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span lang="EN-US"><span> </span>“</span></strong><span lang="EN-US">Insyaallah mimpi ku ialah menjadi guru yang bertanggung jawab ,berpretasi,teladan bagi murid-muridnya<span> </span>dan menjadi aktivis dakwah hingga akhir hayat jika allah mengizinkan<span> </span>karena alngkah indahnya hidup ini jika memiliki panutan yang dapat ditiru murid-muridnya dengan akhlak yang<span> </span>yang terpuji dan pemberian ilmupun klak mendapat banyak keberkahan jika kita memberinya dengan keikhlasan dan insyallah hidupun akan lebih menjadi lebih bermakna karena setiap langkah kita untuk menuju mimpi itu selalu dibarengi oleh keridhoan allah swt.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><em><span lang="EN-US">Amin insyaallah juga semuga mimpi yang pernah dirajut mendapat keberkahan dari allah swt. Dan kalau saja semua calon guru bisa mempunyai pola pikir yang sama seperti anda<span> </span>mungkin pasaran iwan fals akan sedikit berkurang karena emar bakri telah berubah menjadi ustad umar^^</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><em><span lang="EN-US"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span lang="EN-US">Mahasiswi<span> </span>FE UI</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span lang="EN-US"><span> </span>“ </span></strong><span lang="EN-US">Kalau aku diberi umur panjang dan kekuatan untuk melaluinya<span> </span>aku ingin memecahkan misteri Atlantis<span> </span>si benua yang hilang ,segitiga bermuda, dan kenyataan mengenai keberadaan nessi di danau Lochnesss Scotlandia? Tapi aku tidak bisa memiliki kewenangan itu karena para sejarawan pun sampai saat ini masih meragukanya jadi keberanian ku memilliki mimpi ini karena ingin meneruskan pencarian yang banyak didongengkan itu dan asal<span> </span>anda tau kalau aku sudah memimpikan hal itu sejak pertama kali mengenal huruf dan itulah buku bacaan pertama saya yang menjadi mimipi saya…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><em><span lang="EN-US">Khayalan masa kecil ternyata dasyat juga yah bisa membawa mimpi –mimpi menjadi lebih berseni,kuat,dan imajinatif hal-hal yang mungkin jauh untuk kita tangkap lewat logika tapi bisa membawa kita kedalam dunia yang berwarna </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span lang="EN-US"> </span></p>
<p>bersambung&#8230;&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qiumu.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qiumu.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qiumu.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qiumu.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/qiumu.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/qiumu.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/qiumu.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/qiumu.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qiumu.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qiumu.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qiumu.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qiumu.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qiumu.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qiumu.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qiumu.wordpress.com&amp;blog=6080612&amp;post=36&amp;subd=qiumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qiumu.wordpress.com/2009/02/09/the-dreamer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4821229413d93961d2790ed9abaa58b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qiumu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kehidupan Mujahid Palestina</title>
		<link>http://qiumu.wordpress.com/2009/02/09/kehidupan-mujahid-palestina/</link>
		<comments>http://qiumu.wordpress.com/2009/02/09/kehidupan-mujahid-palestina/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 11:37:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qiumu</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qiumu.wordpress.com/2009/02/09/kehidupan-mujahid-palestina/</guid>
		<description><![CDATA[Seperti apa kehidupan para mujahid Palestina? Tiga orang mujahid Palestina diwawancarai oleh gulfnews.com menuturkan keseharian mereka. &#8220;Kami hidup normal dan biasa saja, kecuali di saat perang. Ketika perang, kami tidak pernah lagi tinggal atau sempat pulang ke rumah, bahkan untuk sedetikpun. Untuk mengetahui kondisi keluarga, kami menelefon mereka, atau mengirim seseorang yang kami percaya. Dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qiumu.wordpress.com&amp;blog=6080612&amp;post=31&amp;subd=qiumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti apa kehidupan para mujahid Palestina? Tiga orang mujahid Palestina diwawancarai oleh gulfnews.com menuturkan keseharian mereka.</p>
<p>&#8220;Kami hidup normal dan biasa saja, kecuali di saat perang. Ketika perang, kami tidak pernah lagi tinggal atau sempat pulang ke rumah, bahkan untuk sedetikpun. Untuk mengetahui kondisi keluarga, kami menelefon mereka, atau mengirim seseorang yang kami percaya. Dalam kondisi normal, kami berkumpul bersama keluarga, silaturahim dengan teman-teman. Perang membuat semuanya menjadi sulit.&#8221; ujar salah seorang dari mereka.</p>
<p>&#8220;Apakah kami memikirkan kematian? Tentu saja, kami sangat khawatir, tapi bukan terhadap diri kami sendiri, melainkan pada keluarga kami. Seperti siapapun di dunia ini, kita selalu kuatir terhadap keluarga kita melebihi pada diri sendiri. Kami telah memilih jalan perjuangan, tak ada yang memaksa kami. Ini pilihan hidup kami.&#8221;</p>
<p>&#8220;Dunia selalu mengira kami membesarkan anak-anak untuk menjadikan mereka barisan perjuangan melawan Israel, itu salah besar. Kami tidak pernah sama sekali melibatkan anak-anak dalam perjuangan kami. Itu adalah propaganda Israel. Semua yang terlibat dalam perjuangan adalah laki-laki dewasa, mulai dari usia 20, 25 dan 30 tahun. Mereka yang tergabung menyadari benar akan risiko menjadi mujahid. Sekali lagi kami tidak pernah sekalipun menggunakan anak-anak untuk menghadapi musuh!&#8221;</p>
<p>&#8220;Yang ada dalam pikiran kami ketika kami menarik pelatuk, bagi saya pribadi, saya harus membunuh mereka, tentara-tentara Israel itu seperti mereka yang membunuh orang-orang Palestina tak berdosa. Jika saya meninggalkan satu orang tentara Israel saja, maka dia akan kembali membunuh lebih banyak lagi warga kami.&#8221;</p>
<p>&#8220;Orang bertanya bagaimana kami selama ini mendapatkan senjata sedangkan kami dikepung sedemikian rupa. Walaupun Israel menutup semua terowongan, kami akan tetap mendapatkan senjata untuk melindungi diri. Kami mempunyai banyak sekali terowongan yang tidak pernah diketahui oleh siapapun, kecuali kami sendiri. Dan Allah selalu menolong kami.&#8221;(era/mrg).</p>
<div id="attachment_33" class="wp-caption alignnone" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-33" title="palestina" src="http://qiumu.files.wordpress.com/2009/02/palestina.jpg?w=450&#038;h=293" alt="mujahid " width="450" height="293" /><p class="wp-caption-text">mujahid </p></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qiumu.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qiumu.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qiumu.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qiumu.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/qiumu.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/qiumu.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/qiumu.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/qiumu.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qiumu.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qiumu.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qiumu.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qiumu.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qiumu.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qiumu.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qiumu.wordpress.com&amp;blog=6080612&amp;post=31&amp;subd=qiumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qiumu.wordpress.com/2009/02/09/kehidupan-mujahid-palestina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4821229413d93961d2790ed9abaa58b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qiumu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://qiumu.files.wordpress.com/2009/02/palestina.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">palestina</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Israel: 5 Alasan Menggempur Hamas di Gaza</title>
		<link>http://qiumu.wordpress.com/2009/02/05/israel-5-alasan-menggempur-hamas-di-gaza/</link>
		<comments>http://qiumu.wordpress.com/2009/02/05/israel-5-alasan-menggempur-hamas-di-gaza/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 13:36:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qiumu</dc:creator>
				<category><![CDATA[first]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qiumu.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[www.infopalestina.com Infopalestina: Puluhan roket Palestina yang ditembakkan dari Jalur Gaza ke sejumlah daerah sekitar Jalur Gaza sejak pekan-pekan kemarin, kembali menorehkan jadwal proyek pertempuran Israel. tulis Ishak Belle di harian Israel Ma’arev, edisi 15 November 2008. Respon Israel tidak cukup hanya dengan menutup perlintasan untuk sementara waktu. Karena cara ini jelas dinilai tidak akan membuahkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qiumu.wordpress.com&amp;blog=6080612&amp;post=28&amp;subd=qiumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>www.infopalestina.com</p>
<p style="font-size:10pt;" align="left"><strong>Infopalestina:</strong> Puluhan roket Palestina yang ditembakkan dari Jalur Gaza ke sejumlah daerah sekitar Jalur Gaza sejak pekan-pekan kemarin, kembali menorehkan jadwal proyek pertempuran Israel. tulis Ishak Belle di harian Israel Ma’arev, edisi 15 November 2008. Respon Israel tidak cukup hanya dengan menutup perlintasan untuk sementara waktu. Karena cara ini jelas dinilai tidak akan membuahkan hasil. Tapi harus dengan serangan yang lebih dahsyat ke sumber-sumber serangan al Qassam. Apalagi, menurutnya, Israel memiliki kekuatan 1000 kali lebih kuat disbanding kekuatan musuh-musuhnya (Palestina).</p>
<p style="font-size:10pt;" align="left">Dia menilai sudah tiba masanya untuk menggunakan cara seperti ini sebagai dasar proyek untuk menggempur Gaza dan pemerintahan Hamas di sana. Terutama jika ternyata fakta lapangan menunjukan, gencatan senjata akan gugur dalam waktu yang tidak lama lagi. Karena penutupan sejumlah perlintasan sebagai sanksi dipastikan akan gagal. Sebagian besar penduduk Gaza sudah terbiasa dengan kekurangan. Mereka mampu bertahan dalam kesempitan. Krisis ekonomi tidak akan mampu mendorong mereka untuk menghentikan tembakan al Qassam.</p>
<p style="font-size:10pt;" align="left">Menurut Belle sekarang adalah saatnya untuk mendorong terjadinya gempuran terhadap kekuatan Hamas di Jalur Gaza dengan dengan beberapa alasan di bawah ini:</p>
<p style="font-size:10pt;" align="left">Pertama, menghentikan secepatnya serangan musuh. Menurut Belle, jika Israel membalas serangan secara terus menerus dalam waktu lama ke sejumlah tempat di mana roket-roket al Qassam ditembakan, akan menambah kekhawatiran terhadap penduduk sipil Gaza. Hal ini juga akan mempercepat tuntutan public untuk menjauhkan sumber-sumber tembakan yang kemungkinan ada di tengah-tengah mereka.</p>
<p style="font-size:10pt;" align="left">Kedua, menurunkan tingkat penyelundupan senjata. Namun militer Israel harus bersiap menghadapi ancaman serangan terhadap warganya yang tinggal berdekatan dengan sumber serangan. Kondisi ini akan berpengaruh kepada warga Palestina yang tinggal di sekitar terowongan tempat di mana diselundupkanya senjata dari Mesir untuk segera menutup terowongan tersebut, karena khawatir Israel menyerang mereka juga.</p>
<p style="font-size:10pt;" align="left">Ketiga, menghilangkan perlunya serangan darat. Belle menilai jika Israel berhasil memakai teori serangan dibalas serangan, maka tidak perlu lagi melakukan serangan darat secara besar-besaran dengan segala konsekwensinya.</p>
<p style="font-size:10pt;" align="left">Keempat, mengubah pandangan yang menganggap remeh kekuatan Israel di kawasan. Serangan balasan terhadap sumber al Qassam akan memberikan pemahaman pada mereka bahwa Israel tidak akan melakukan tawar menawar dalam masalah keamananya. Di samping akan memberikan pengaruh signifikan terhadap sikap permusuhan kelompok perlawanan serta provokasi dalam masalah Gilad Shalit hingga program nuklir Iran.</p>
<p style="font-size:10pt;" align="left">Kelima, mendorong perdamaian bersama Palestina. Gambaran yang dirancang Israel ini akan memberikan keringanan pada Palestina yang moderat untuk melanjutkan upaya perdamaian dengan Israel. Di samping menunjukkan kemampuan Israel dalam menyelesaikan masalah dengan kekuatan pribadinya. Hal ini akan memberikan kepercayaan pada Israel untuk merealisasikan keamananya di kawasan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qiumu.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qiumu.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qiumu.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qiumu.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/qiumu.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/qiumu.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/qiumu.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/qiumu.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qiumu.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qiumu.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qiumu.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qiumu.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qiumu.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qiumu.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qiumu.wordpress.com&amp;blog=6080612&amp;post=28&amp;subd=qiumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qiumu.wordpress.com/2009/02/05/israel-5-alasan-menggempur-hamas-di-gaza/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4821229413d93961d2790ed9abaa58b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qiumu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HADIAH Written by Redaksi2    Tuesday, 04 November 2008 05:54</title>
		<link>http://qiumu.wordpress.com/2009/02/05/hadiah-written-by-redaksi2-tuesday-04-november-2008-0554/</link>
		<comments>http://qiumu.wordpress.com/2009/02/05/hadiah-written-by-redaksi2-tuesday-04-november-2008-0554/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 13:28:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qiumu</dc:creator>
				<category><![CDATA[first]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qiumu.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Umar bin Qais pernah mengungkapkan : “Bila engkau mendapatkan kesempatan berbuat baik, lakukanlah kebaikan itu meski sekali, niscaya engkau akan menjadi ahlinya.” Aku menyelesaikan studiku di sebuah sekolah kesehatan setelah bersusah-payah. Aku sama sekali tidak fokus pada pelajaran. Namun Allah memudahkan juga jalanku untuk menyelesaikan kuliahku. Lalu aku ditempatkan di sebuah rumah sakit yang dekat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qiumu.wordpress.com&amp;blog=6080612&amp;post=24&amp;subd=qiumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_26" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-26" title="lafadz10" src="http://qiumu.files.wordpress.com/2009/02/lafadz10.jpg?w=500&#038;h=375" alt="hadiah" width="500" height="375" /><p class="wp-caption-text">hadiah</p></div>
<p>Umar bin Qais pernah mengungkapkan : “Bila engkau mendapatkan kesempatan berbuat baik, lakukanlah kebaikan itu meski sekali, niscaya engkau akan menjadi ahlinya.” Aku menyelesaikan studiku di sebuah sekolah kesehatan setelah bersusah-payah. Aku sama sekali tidak fokus pada pelajaran. Namun Allah memudahkan juga jalanku untuk menyelesaikan kuliahku. Lalu aku ditempatkan di sebuah rumah sakit yang dekat dengan kotaku. Alhamdulillah, segala urusanku berjalan lancar, dan akupun masih tetap bisa tinggal bersama kedua orang tuaku ..  Aku berniat mengumpulkan harta mahar untuk calon istriku kelak. Dan itulah yang selalu ditekankan oleh ibuku setiap hari. Pekerjaanku berjalan mudah, karena kulakukan dengan sungguh-sungguh dan telaten, terutama karena pekerjaanku itu adalah di rumah sakit tentara.  Aku senang beraktivitas, -itu sebabnya secara medis- aku mendapatkan sukses besar dalam pekerjaanku tersebut. Bila dibandingkan dengan pelajaran teori yang membosankan yang pernah kupelajari.  Rumah sakit tersebut mengumpulkan berbagai tenaga medis dari berbagai bangsa. Demikian kira-kira. Hubungan¬ku dengan mereka, sebatas hubungan kerja saja. Sebagai¬mana mereka juga mengambil manfaat dari kehadiranku, sebagai penduduk asli negeri ini.</p>
<p>Saya sering menjadi guide mereka mengunjungi berbagai tempat bersejarah dan pasar¬-pasar. Sebagaimana aku juga sering mengantarkan mereka ke sawah-sawah kami. Hubunganku dengan mereka amat erat. Dan seperti biasa, di akhir ikatan hubungan kerja, kami mengadakan pesta perpisahan ..  Pada suatu hari, salah seorang dokter dari Inggris berniat melakukan perjalanan pulang ke negerinya, karena masa kerjanya sudah habis. Kami bermusyawarah untuk menga-dakan pesta perpisahan baginya. Tempat yang kami tentukan adalah sawah kami, kemudian didekorasi seperti biasanya. Namun yang menguras pikiranku adalah: hadiah apa yang akan kuberikan kepadanya? Terutama karena aku sudah bekerja bersamanya dalam waktu yang lama ..  Akhirnya aku temukan sebuah hadiah berharga dan se¬suai untuk saat itu. Dokter yang satu ini dikenal suka me¬ngumpulkan barang-barang tradisional. Tanpa perlu bersusah-payah, kebetulan ayahku menyimpan banyak barang-¬barang semacam itu. Maka akupun meminta kepada beliau. Aku memilih sebuah benda tradisional hasil karya daerahku, di masa lampau. Seorang di antara saudara sepupuku turut hadir untuk kuajak berdiskusi tentang hal itu.  Saudaraku itu menyela: &#8216;Kenapa tidak engkau beri hadiah buku tentang Islam?&#8217; Aku lebih memilih barang tradisional itu. Tak kuindahkan pendapat saudaraku tersebut dengan anggapan bahwa sulit untuk mendapatkan buku yang cocok untuknya. Namun Allah memudahkan diriku untuk menda¬patkan barang tersebut tanpa bersusah-payah. Esok harinya, aku pergi untuk membeli beberapa mushaf dan majalah dari toko buku. Ternyata aku dapatkan sebuah buku tentang Islam berbahasa Inggris.  Kembali kata-kata sepupuku itu terngiang di telingaku. Pikiran untuk membeli buku itu menjadi pertimbangan khusus bagiku saat itu, karena kebetulan harganya murah sekali. Akupun membeli buku tersebut.  Datanglah saat pesta perpisahan dengan sahabatku itu. Aku meletakkan buku tersebut di tengah barang tradisional tersebut. Seolah-olah aku menyembunyikannya. Akupun menyerahkan hadiahku tersebut. Sungguh itu merupakan perpisahan yang amat berkesan. Dokter itu memang amat disukai oleh rekan-rekan kerjanya &#8230;  Sahabat kamipun pergi meninggalkan kami. Hari demi haripun berlalu. Bulan demi bulan juga berlalu demikian cepat. Akupun menikah dan dianugerahi seorang putra.  Suatu hari, datanglah surat dari Britania (Inggris). Aku segera membacanya dengan perlahan. Surat itu ditulis dalam&#8217; bahasa Inggris. Pada mulanya, aku memahami sebagian isinya. Namun aku tidak bisa memahami sebagian kata¬-katanya. Aku tahu bahwa surat itu berasal dari teman lama yang beberapa saat bekerja bersama kami. Namun kuingat-¬ingat, baru kali ini kudengar namanya. Bahkan nama itu terdengar aneh di telingaku. Difullah, demikian namanya.  Kututup surat tersebut. Aku berusaha mengingat-ingat sahabat bernama Difullah. Namun aku tidak berhasil mengingat seorangpun dengan nama itu. Kubuka lagi surat itu, dan kembali kubaca isinya dengan tenang. Huruf demi huruf mengalir dengan mudah dan lancar. berikut sebagian isi surat tersebut:  Saudara yang mulia, Dhaifullah &#8230; Assalamu &#8216;alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh. Allah telah memudahkan diriku memahami Islam dan memberiku petunjuk melalui kedua belah tanganmu. Tak pernah kulupakan persahabatanku denganmu. Aku selalu mendoakanmu. Aku teringat dengan buku yang pernah engkau hadiahkan kepadaku di hari kepergianku. Suatu hari kubaca buku itu, sehingga bertambahlah kesungguhanku untuk lebih banyak mengenal Islam. Termasuk di antara taufik Allah kepadaku, di sampul buku tersebut aku mendapatkan nama penerbit buku itu.  Akupun mengirim surat kepada mereka untuk meminta tambahan buku. Mereka segera mengirimkan buku yang kuminta. Segala puji bagi Allah yang telah menyalakan cahaya Islam dalam dadaku. Akupun pergi menuju Islamic Center dan mengumumumkan ke-Islamanku. Aku ubah namaku dari Jhon menjadi Dhaifullah. Yakni seperti namamu, karena engkau orang yang memiliki keutamaan dari Allah. Aku juga melampirkan surat resmi ketika aku mengumumkan syahadatku. Aku akan mengusahakan pergi ke Mekah Al-Mukarramah untuk menunaikan haji.  Dari saudaramu seiman, Dhaifullah. Assalamu &#8216;alaikum warahmatullahi wa barakatuh  Akupun menutup surat tersebut. Namun dengan cepat kubuka kembali. Aku membacanya untuk kesekian kali.  Surat itu demikian menggetarkan diriku. Karena aku merasakan ikatan persahabatan pada setiap huruf-hurufnya. Akupun menangis terus. Bagaimana tidak? Allah telah memberi hidayah kepada seseorang menuju Islam melalui kedua belah tanganku, padahal selama ini aku lalai dalam memenuhi hakNya. Hanya dengan sebuah buku yang tidak sampai lima Riyal harganya, Allah memberi hidayah kepada seseorang &#8230; Aku sedih sekaligus bahagia.  Bahagia, karena tanpa usaha yang keras dariku, Allah menunjukkannya kepada Islam. Namun aku juga merasa sedih, karena penasaran terhadap diriku sendiri: Kemana saja aku selama ini ketika masih bersama para pekerja tersebut? Aku belum pernah mengajaknya kepada Islam? Bahkan belum pernah mengenalkannya dengan Islam? Tak ada satu katapun tentang Islam yang akan menjadi saksi buat diriku pada hari Kiamat nanti.  Aku banyak mengobrol bersama mereka dan sering bercanda dengan mereka, namun aku tidak pernah membica¬rakan Islam, banyak ataupun sedikit Allah telah memberi hidayah kepada Dhaifullah untuk masuk Islam, dan juga memberiku petunjuk untuk ber¬introspeksi diri akan keteledoranku dalam menaati Allah. Aku tidak akan meremehkan kebajikan sedikitpun, meski hanya dengan sebuah buku berharga satu Riyal saja &#8230;  Aku berfikir sejenak: Seandainya setiap muslim menghadiahi sebuah buku saja kepada orang-orang yang ada di sekelilingnya, apa yang akan terjadi?  Namun aku tertegun karena hal yang aku takuti dari berita yang kubaca, dari benua Afrika &#8230;. Beberapa kenyataan itu menyebutan: Telah berhasil dikumpulkan dana sebesar satu juta dolar Amerika untuk tujuan gereja. Berhasil kaderisasi 3.968.100 penginjil selama satu tahun.. Telah berhasil dibagi-bagikan sebanyak 112.564.400 eksemplar Injil. Jumlah stasion radio dan televisi Nashrani telah mencapai 1.620 buah.  Aku bertanya-tanya: &#8220;Di manakah kita berada, dalam kondisi demikian? Berapa banyak supir di negeri kita ini yang bukan muslim? Dan berapa banyak pembantu di negeri kita ini yang juga bukan muslimah? Berapa, berapa dan berapa? Sungguh rasa sakit yang didahului linangan air mata. Namun tetap bergayut satu pertanyaan: Mana usaha kita? Mana usaha kita?&#8221;.  Sumber: Az-Zaman Al-Qaadim</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qiumu.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qiumu.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qiumu.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qiumu.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/qiumu.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/qiumu.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/qiumu.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/qiumu.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qiumu.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qiumu.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qiumu.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qiumu.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qiumu.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qiumu.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qiumu.wordpress.com&amp;blog=6080612&amp;post=24&amp;subd=qiumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qiumu.wordpress.com/2009/02/05/hadiah-written-by-redaksi2-tuesday-04-november-2008-0554/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4821229413d93961d2790ed9abaa58b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qiumu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://qiumu.files.wordpress.com/2009/02/lafadz10.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lafadz10</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Web 33 Universitas Indonesia Masuk 5.000 Terbaik Webometrics</title>
		<link>http://qiumu.wordpress.com/2009/02/02/web-33-universitas-indonesia-masuk-5000-terbaik-webometrics/</link>
		<comments>http://qiumu.wordpress.com/2009/02/02/web-33-universitas-indonesia-masuk-5000-terbaik-webometrics/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 01:12:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qiumu</dc:creator>
				<category><![CDATA[once]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qiumu.wordpress.com/2009/02/02/web-33-universitas-indonesia-masuk-5000-terbaik-webometrics/</guid>
		<description><![CDATA[Semarang (ANTARA News) &#8211; Web site milik 33 perguruan tinggi negeri dan swasta Indonesia masuk dalam kelompok 5.000 yang terbaik dari yang dimiliki oleh seluruh universitas di dunia. Peringkat web site terbaik universitas dunia yang dikeluarkan www.webometeric.info itu menempatkan web site Universitas Gadjah Mada pada peringkat 623, disusul Institute Teknologi Bandung (ITB) di urutan 676, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qiumu.wordpress.com&amp;blog=6080612&amp;post=23&amp;subd=qiumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semarang (ANTARA News) &#8211; Web site milik 33 perguruan tinggi negeri dan swasta Indonesia masuk dalam kelompok 5.000 yang terbaik dari yang dimiliki oleh seluruh universitas di dunia.</p>
<p>Peringkat web site terbaik universitas dunia yang dikeluarkan www.webometeric.info itu menempatkan web site Universitas Gadjah Mada pada peringkat 623, disusul Institute Teknologi Bandung (ITB) di urutan 676, dan Universitas Indonesia (UI) di peringkat 906.</p>
<p>Dalam susunan peringkat yang diakses Kamis, lembaga pemeringkat web site universitas yang bermarkas di Madrid, Spanyol itu menempatkan web site perguruan tinggi swasta Universitas Guna Darma Jakarta pada posisi 1.604.</p>
<p>Hasil yang dicapai Guna Darma ini cukup mengejutkan karena posisinya jauh melampaui peringkat web site PTN terkemuka seperti IPB yang berada di urutan 2.063, ITS 1.762, dan Brawijaya 2.152, serta Unair 2.672, yang selama ini dianggap sebagai PT papan atas.</p>
<p>Sementara dalam 50 urutas teratas peringkat dua, di dominasi oleh web site-web site milik perguruan tinggi di Amerika Serikat, bahkan mulai dari peringkat 1 hingga 23 ditempati perguruan tinggi dari negara yang dipimpin oleh Barack Obama itu.</p>
<p>Massachusetts Institute of Technology (MIT) berada di posisi pertama disusul Stanford University di urutan kedua, kemudian Harvard University di peringkat ketiga.</p>
<p>Di bawahnya University of California Berkeley Cornell University, University of Michigan, California Institute of Technology, dan PT terkemuka di AS ainnya</p>
<p>Hasil yang dicapai PT Indonesia dan AS serta perguruan tingi terkemuka negara lain tidak jauh berbeda dengan pemeringkatan web site yang dilakukan Times Higher Education pada 2007 dan 2008.</p>
<p>Webometrics dalam metodologi penyusunan ranking didasarkan pada empat unsur penilaian, yaitu visibilitas (V) yang menghitung berapa banyak link eksternal yang terkandung website tersebut, ukuran (S) yang menghitung jumlah halaman yang tertangkap oleh mesin pencari.</p>
<p>Kemudian juga dihitung dari kekayaan file (R), yakni berapa banyak file jenis PDF (adobe acrobat), &#8220;Adobe PostScript&#8221;, &#8220;Word Document&#8221;, dan PPT (Presentation Document), serta &#8220;Scholar&#8221; (Sc) yang diambil dari data situs mesin pencari Google Scholar terkait dengan tulisan-tulisan ilmiah dari perguruan tinggi bersangkutan.</p>
<p>Pemeringkatan didasarkan pada perhitungan yang dirumuskan dengan pembobotan yang bervariasi, yakni 50% V + 20% S + 15% R+ 15% Sc.</p>
<p>Kepala Humas Universitas Negeri Semarang, Nugroho Trisnu Brata mengatakan, Unnes pada tahun 2009 masuk peringkat 4.800 berdasarkan pemeringkatan Webometrics.</p>
<p>&#8220;Hasil ini jauh lebih baik karena pada tahun-tahun sebelumnya Unnes tidak masuk 5.000 PT terbaik versi Webomatrics,&#8221; katanya.</p>
<p>Berikut perinkat web site PT Indonesia versi webometrics Januari 2009:</p>
<p>1. Universitas Gadjah Mada 623<br />
2. ITB Bandung 676<br />
3. UI Jakarta 906<br />
4. Universitas Gunadarma Jakarta 1.604<br />
5. Institut Teknologi Sepuluh November 1.762<br />
6. Sekolah Tinggi Teknologi Telkom 1.960<br />
7. Universitas Kristen Petra 2.013<br />
8. IPB Bogor 2.063<br />
9. Universitas Brawijaya Malang 2.152<br />
10. Universitas Sebelas Maret Surakarta 2.159<br />
11. Universitas Airlangga Surabaya 2.672<br />
12. Universitas Padjadjaran 2.730<br />
13. Politeknik Electronik Surabaya 3.016<br />
14.  Universitas Bina Nusantara Jakarta 3.026<br />
15. Universitas Diponegoro Semarang 3.138<br />
16. Universitas Hasanudin Makassar 3.198<br />
17. Universitas Sumatera Utara Medan 3.254<br />
18. UNY Yogyakarta 3.310<br />
19. Universitas Budi Luhur 3.338<br />
20. UPI Bandung 3.347<br />
21. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta 3.467<br />
22. Unila Lampung 3.491<br />
23. Universitas Kristen Duta Wacana Yogya 3.669<br />
24. UII Yogyakarta 3.821<br />
25. Universitas Udayana 3.950<br />
26. Universitas Kristen Maranatha Bandung 3.983<br />
27. Universitas Riau 4.160<br />
28. Unika Parahyangan Bandung 4.394<br />
29. Universitas Mercubuana Jakarta 4.430<br />
30. Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto 4.572<br />
31. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya 4.623<br />
32. Universitas Jember 4.780<br />
33. Unnes Semarang 4.800</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qiumu.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qiumu.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qiumu.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qiumu.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/qiumu.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/qiumu.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/qiumu.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/qiumu.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qiumu.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qiumu.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qiumu.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qiumu.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qiumu.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qiumu.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qiumu.wordpress.com&amp;blog=6080612&amp;post=23&amp;subd=qiumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qiumu.wordpress.com/2009/02/02/web-33-universitas-indonesia-masuk-5000-terbaik-webometrics/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4821229413d93961d2790ed9abaa58b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qiumu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>minat baca mahasiswa saat ini</title>
		<link>http://qiumu.wordpress.com/2009/01/26/minat-baca-mahasiswa-saat-ini/</link>
		<comments>http://qiumu.wordpress.com/2009/01/26/minat-baca-mahasiswa-saat-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2009 08:24:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qiumu</dc:creator>
				<category><![CDATA[once]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qiumu.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Membaca merupakan kegiatan dan kemampuan khas manusia. Dengan membaca kita dapat menambah wawasan dan pengetahuan yang berguna bagi kehidupan serta kepribadian kita. Kemampuan membaca tidak terjadi secara serta-merta, karena harus di dahului oleh adanya pembelajaran membaca sejak dini dan aktivitas serta kebiasaan membaca yang tumbuh akibat adanya minat baca. Hal mendasar untuk menumbuhkan minat baca [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qiumu.wordpress.com&amp;blog=6080612&amp;post=20&amp;subd=qiumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;margin:6pt 0;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> <span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Membaca merupakan kegiatan dan kemampuan khas manusia. Dengan membaca kita dapat menambah wawasan dan pengetahuan yang berguna bagi kehidupan serta kepribadian kita. Kemampuan membaca tidak terjadi secara serta-merta, karena harus di dahului oleh adanya pembelajaran membaca sejak dini dan aktivitas serta kebiasaan membaca yang tumbuh akibat adanya minat baca.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Hal mendasar untuk menumbuhkan minat baca adalah dengan membiasakan seseorang untuk membaca sejak masih anak-anak. Namun, hal tersebut harus berasal dari hati nurani diri sendiri tanpa adanya paksaan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Kegiatan membaca<span> </span>pada remaja sangatlah essensial karena masa remaja adalah masa terpenting dalam kehidupan manusia. Usia remaja merupakan usia yang tepat untuk mulai membaca karena di usia inilah otak bekerja maksimal dan mampu menyerap materi dengan baik. Namun demikian, minat membaca di kalangan remaja sedikit demi sedikit berkurang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Lemahnya minat baca dapat disebabkan oleh berbagai factor, baik secara personal maupun secara umum. Secara personal, biasanya berkaitan dengan kurangnya motivasi dalam diri untuk menanamkan bahwa membaca itu suatu kegiatan yang perlu dan bermanfaat. Secara umum, factor yang berpengaruh besar adalah lingkungan sekitar yang memang jauh dari kebiasaan atau kebudayaan membaca, atau mungkin adanya kesalahan metode atau pola pendidikan membaca yang kita pelajari sejak kecil.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Mungkin salah satu trik yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan kegiatan gemar membaca adalah dengan mengambil satu buku dan membacanya sampai habis lalu menceritakannya kepada orang lain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;margin:6pt 0;">
<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><strong><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="IN">Profil Karya Sastra</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">A.Pengertian Sastra<br />
</span></strong><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Kesusastraan : susastra + ke – an<br />
su + sastra<br />
su berarti indah atau baik<br />
sastra berarti lukisan atau karangan<br />
Susastra berarti karangan atau lukisan yang baik dan indah.<br />
Kesusastraan berarti segala tulisan atau karangan yang mengandung nilai-nilai kebaikan yang ditulis dengan bahasa yang indah.</span></p>
<p><strong>B. Fungsi Sastra</strong><br />
Dalam kehidupan masyarakat sastra mempunyai beberapa fungsi yaitu :<br />
1. Fungsi rekreatif, yaitu sastra dapat memberikan hiburan yang menyenangkan bagi penikmat atau pembacanya.<br />
2. Fungsi didaktif, yaitu sastra mampu mengarahkan atau mendidik pembacanya karena nilai-nilai kebenaran dan kebaikan yang terkandung didalamnya.<br />
3. Fungsi estetis, yaitu sastra mampu memberikan keindahan bagi penikmat/pembacanya karena sifat keindahannya.<br />
4. Fungsi moralitas, yaitu sastra mampu memberikan pengetahuan kepada pembaca/peminatnya sehingga tahu moral yang baik dan buruk, karena sastra yang baik selalu mengandung moral yang tinggi.<br />
5. Fungsi religius, yaitu sastra pun menghasilkan karya-karya yang mengandung ajaran agama yang dapat diteladani para penikmat/pembaca sastra.</p>
<p><strong>C. Ragam Sastra</strong><br />
<strong><em>1. Dilihat dari bentuknya, sastra terdiri atas 4 bentuk, yaitu :</em></strong></p>
<p><strong></strong>a) Prosa, bentuk sastra yang diuraikan menggunakan bahasa bebas dan panjang tidak terikat oleh aturan-aturan seperti dalam puisi.<br />
b) Puisi, bentuk sastra yang diuraikan dengan menggunakan habasa yang singkat dan padat serta indah. Untuk puisi lama, selalu terikat oleh kaidah atau aturan tertentu, yaitu :<br />
(1) Jumlah baris tiap-tiap baitnya,<br />
(2) Jumlah suku kata atau kata dalam tiap-tiap kalimat atau barisnya,<br />
(3) Irama, dan<br />
(4) Persamaan bunyi kata.<br />
c) Prosa liris, bentuk sastra yang disajikan seperti bentuk puisi namun menggunakan bahasa yang bebas terurai seperti pada prosa.<br />
d) Drama, yaitu bentuk sastra yang dilukiskan dengan menggunakan bahasa yang bebas dan panjang, serta disajikan menggunakan dialog atau monolog. Drama ada dua pengertian, yaitu drama dalam bentuk naskah dan drama yang dipentaskan.</p>
<p><strong><em>2. Dilihat dari isinya, sastra terdiri atas 4 macam, yaitu :</em></strong></p>
<p><strong></strong>a) Epik, karangan yang melukiskan sesuatu secara obyektif tanpa mengikutkan pikiran dan perasaan pribadi pengarang.<br />
b) Lirik, karangan yang berisi curahan perasaan pengarang secara subyektif.<br />
c) Didaktif, karya sastra yang isinya mendidik penikmat/pembaca tentang masalah moral, tatakrama, masalah agama, dll.<br />
d) Dramatik, karya sastra yang isinya melukiskan sesuatu kejadian(baik atau buruk) denan pelukisan yang berlebih-lebihan.</p>
<p><strong><em>3. Dilihat dari sejarahnya, sastra terdiri dari 3 bagian, yaitu :</em></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;"><br />
A</span></strong><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;"> Kesusastraan Lama kesusastraan yang hidup dan berkembang dalam masyarakat lama dalam sejarah bangsa Indonesia. Kesusastraan Lama Indonesia dibagi menjadi :<br />
(1) Kesusastraan zaman purba,<br />
(2) Kesusastraan zaman Hindu Budha,<br />
(3) Kesusastraan zaman Islam, dan<br />
(4) Kesusastraan zaman Arab – Melayu.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;"><br />
<strong>B.</strong> Kesusastraan Peralihan, kesusastraan yang hidup di zaman Abdullah bin Abdulkadir Munsyi. Karya-karya Abdullah bin Abdulkadir Munsyi ialah :<br />
(1) Hikayat Abdullah<br />
(2) Syair Singapura Dimakan Api<br />
(3) Kisah Pelayaran Abdullah ke Negeri Jeddah<br />
(4) Syair Abdul Muluk, dll.</span></p>
<p><strong>C </strong>Kesusastraan Baru, kesusastraan yang hidup dan berkembang dalam masyarakat baru Indonesia. Kesusastraan Baru mencangkup kesusastraan pada Zaman :<br />
(1) Balai Pustaka / Angkatan ‘20<br />
(2) Pujangga Baru / Angkatan ‘30<br />
(3) Jepang<br />
(4) Angkatan ‘45<br />
(5) Angkatan ‘66<br />
(6) Mutakhir / Kesusastraan setelah tahun 1966 sampai sekarang</p>
<p><strong>D.</strong> Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik<br />
Karya sastra disusun oleh dua unsur yang menyusunnya. Dua unsur yang dimaksud ialah unsur intrinsik dan ekstrinsik. Unsur intrinsik ialah unsur yang menyusun sebuah karya sastra dari dalam yang mewujudkan struktur suatu karya sastra, seperti : tema, tokoh dan penokohan, alur dan pengaluran, latae dan pelataran, dan pusat pengisahan. Sedangkan unsur ekstrinsik ialah unsur yang menyusun sebuah karya sastra dari luarnya menyangkut aspek sosiologi, psikologi, dan lain-lain.</p>
<p><strong><em>1. Unsur Intrinsik</em></strong><br />
a) Tema dan Amanat<br />
Tema ialah persoalan yang menduduki tempat utama dalam karya sastra. Tema mayor ialah tema yang sangat menonjol dan menjadi persoalan. Tema minor ialah tema yang tidak menonjol.<br />
Amanat ialah pemecahan yang diberikan oleh pengarang bagi persoalan di dalam karya sastra. Amanat biasa disebut makna. Makna dibedakan menjadi makna niatan dan makna muatan. Makna niatan ialah makna yang diniatkan oleh pengarang bagi karya sastra yang ditulisnya. Makna muatan ialah makana yang termuat dalam karya sastra tersebut.</p>
<p>b) Tokoh dan Penokohan<br />
Tokoh ialah pelaku dalam karya sastra. Dalam karya sastra biasanya ada beberapa tokoh, namun biasanya hanya ada satu tokoh utama. Tokoh utama ialah tokoh yang sangat penting dalam mengambil peranan dalam karya sastra. Dua jenis tokoh adalah tokoh datar (flash character) dan tokoh bulat (round character).<br />
Tokoh datar ialah tokoh yang hanya menunjukkan satu segi, misalny6a baik saja atau buruk saja. Sejak awal sampai akhir cerita tokoh yang jahat akan tetap jahat. Tokoh bulat adalah tokoh yang menunjukkan berbagai segi baik buruknya, kelebihan dan kelemahannya. Jadi ada perkembangan yang terjadi pada tokoh ini. Dari segi kejiwaan dikenal ada tokoh introvert dan ekstrovert. Tokoh introvert ialah pribadi tokoh tersebut yang ditentukan oleh ketidaksadarannya. Tokoh ekstrovert ialah pribadi tokoh tersebut yang ditentukan oleh kesadarannya. Dalam karya sastra dikenal pula tokoh protagonis dan antagonis. Protagonis ialah tokoh yang disukai pembaca atau penikmat sastra karena sifat-sifatnya. Antagonis ialah tokoh yang tidak disukai pembaca atau penikmat sastra karena sifat-sifatnya.<br />
Penokohan atau perwatakan ialah teknik atau cara-cara menampilkan tokoh. Ada beberapa cara menampilkan tokoh. Cara analitik, ialah cara penampilan tokoh secara langsung melalui uraian pengarang. Jadi pengarang menguraikan ciri-ciri tokoh tersebut secara langsung. Cara dramatik, ialah cara menampilkan tokoh tidak secara langsung tetapi melalui gambaran ucapan, perbuatan, dan komentar atau penilaian pelaku atau tokoh dalam suatu cerita.<br />
Dialog ialah cakapan antara seorang tokoh dengan banyak tokoh.<br />
Dualog ialah cakapan antara dua tokoh saja.<br />
Monolog ialah cakapan batin terhadap kejadian lampau dan yang sedang terjadi.<br />
Solilokui ialah bentuk cakapan batin terhadap peristiwa yang akan terjadi.</p>
<p>c) Alur dan Pengaluran<br />
Alur disebut juga plot, yaitu rangkaian peristiwa yang memiliki hubungan sebab akibat sehingga menjadi satu kesatuan yang padu bulat dan utuh. Alur terdiri atas beberapa bagian :<br />
(1) Awal, yaitu pengarang mulai memperkenalkan tokoh-tokohnya.<br />
(2) Tikaian, yaitu terjadi konflik di antara tokoh-tokoh pelaku.<br />
(3) Gawatan atau rumitan, yaitu konflik tokoh-tokoh semakin seru.<br />
(4) Puncak, yaitu saat puncak konflik di antara tokoh-tokohnya.<br />
(5) Leraian, yaitu saat peristiwa konflik semakin reda dan perkembangan alur mulai terungkap.<br />
(6) Akhir, yaitu seluruh peristiwa atau konflik telah terselesaikan.</p>
<p>Pengaluran, yaitu teknik atau cara-cara menampilkan alur. Menurut kualitasnya, pengaluran dibedakan menjadi alur erat dan alur longggar. Alur erat ialah alur yang tidak memungkinkan adanya pencabangan cerita. Alur longgar adalah alur yang memungkinkan adanya pencabangan cerita. Menurut kualitasnya, pengaluran dibedakan menjadi alur tunggal dan alur ganda. Alur tunggal ialah alur yang hanya satu dalam karya sastra. Alur ganda ialah alur yang lebih dari satu dalam karya sastra. Dari segi urutan waktu, pengaluran dibedakan kedalam alur lurus dan tidak lurus. Alur lurus ialah alur yang melukiskan peristiwa-peristiwa berurutan dari awal sampai akhir cerita. Alur tidak lurus ialah alur yang melukiskan tidak urut dari awal sampai akhir cerita. Alur tidak lurus bisa menggunakan gerak balik (backtracking), sorot balik (flashback), atau campauran keduanya.</p>
<p>d) Latar dan Pelataran<br />
Latar disebut juga setting, yaitu tempat atau waktu terjadinya peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam sebuah karya sastra. Latar atau setting dibedakan menjadi latar material dan sosial. Latar material ialah lukisan latar belakang alam atau lingkungan di mana tokoh tersebut berada. Latar sosial, ialah lukisan tatakrama tingkah laku, adat dan pandangan hidup. Sedangkan pelataran ialah teknik atau cara-cara menampilkan latar.</p>
<p>e) Pusat Pengisahan<br />
Pusat pengisahan ialah dari mana suatu cerita dikisahkan oleh pencerita. Pencerita di sini adalah privbadi yang diciptakan pengarang untuk menyampaikan cerita. Paling tidak ada dua pusat pengisahan yaitu pencerita sebagai orang pertama dan pencerita sebagai orang ketiga. Sebagai orang pertama, pencerita duduk dan terlibat dalam cerita tersebut, biasanya sebagai aku dalam tokoh cerita. Sebagai orang ketiga, pencerita tidak terlibat dalam cerita tersebut tetapi ia duduk sebagai seorang pengamat atau dalang yang serba tahu.</p>
<p><em>2. Unsur Ekstrinsik</em><br />
Tidak ada sebuah karya sastra yang tumbuh otonom, tetapi selalu pasti berhubungan secara ekstrinsik dengan luar sastra, dengan sejumlah faktor kemasyarakatan seperti tradisi sastra, kebudayaan lingkungan, pembaca sastra, serta kejiwaan mereka. Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa<strong> </strong><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">unsur ekstrinsik ialah unsur yang membentuk karya sastra dari luar sastra itu sendiri. Untuk melakukan pendekatan terhadap unsur ekstrinsik, diperlukan bantuan ilmu-ilmu kerabat seperti sosiologi, psikologi, filsafat, dan lain-lain. </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;font-family:&quot;">3.2 Minat Baca Mahasiswa </span></strong></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;"><span><span> </span>Rendahnya minat baca mahasiswa, karena ada kecenderungan bahwa tanpa membaca textbookpun mereka dapat lulus ujian. hal ini karena dimungkinkan karena kacaunya “POLA BELAJAR MENGAJAR” di beberapa perguruan tinggi.</span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;"><span>Rendahnya minat baca dikalangan mahasiswa juga dipengaruhi oleh cara mengajar para pengajar di perguruan tinggi. Para pengajar tersebut seolah-olah tidak pernah mempertanyakan bagaimana tentang kebiasaan membaca para mahasiswa yang diajarnya.</span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;"><span>Sudah dipastikan pula mereka akan menjawab tidak tahu apabila kepada mereka ditanyakan tentang apa yang mereka ketahui tentang kebiasaan, kemampuan dan pemahaman mahasiswa mengenai mata kuliah yang mereka ajarkan.</span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;"><span>Mereka juga tidak pernah mempertanyakan sampai seberapa jauh para mahasiswa tersebut memahami tugas-tugas bacaan yang mereka tugaskan.</span></p>
<p class="MsoBodyText"><span>PERSPEKTIF LAIN: </span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-indent:-14.15pt;margin:0 0 .0001pt 35.35pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Minat baca rendah mungkin karena harga buku mahal </span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-indent:-14.15pt;margin:0 0 .0001pt 35.35pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Belanja Buku (atau uang pendaftaran perpustakaan) tidak dimasukkan sebagai kebutuhan primer, cuma &#8220;Sandang-Pangan-Papan&#8221;. </span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-indent:-14.15pt;margin:0 0 .0001pt 35.35pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Harga buku mahal karena printing machine dan binding machine mahal &#8211; mesin import</span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-indent:-14.15pt;margin:0 0 .0001pt 35.35pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Budaya menulis buku sebagai imbangan membaca buku. Kalau semua buku terjemahan, akan mahal membayar fee penulis dan lain-lain. </span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin-left:35.35pt;text-indent:-14.15pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Minat baca rendah karena membaca buku tidak dilarang maka orang malas membaca buku&#8230;coba keluarkan peraturan darurat bahwa membaca buku apa saja di larang di INDONESIA, pasti orang akan berontak dan demonstrasi membaca buku di mana-mana ? Mahasiswa berduyun-duyun datang ke gedung MPR/DPR sambil membawa buku mengadakan aksi 1 juta orang baca buku di jalan tol ? Anak-anak  SD berpawai ke kantor Walikota sambil meneriakkan &#8220;kami ingin membaca, baca, baca!&#8221; </span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin-left:35.35pt;text-indent:-14.15pt;"><span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><strong><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><strong><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;" lang="IN"> </span></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qiumu.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qiumu.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qiumu.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qiumu.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/qiumu.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/qiumu.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/qiumu.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/qiumu.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qiumu.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qiumu.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qiumu.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qiumu.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qiumu.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qiumu.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qiumu.wordpress.com&amp;blog=6080612&amp;post=20&amp;subd=qiumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qiumu.wordpress.com/2009/01/26/minat-baca-mahasiswa-saat-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4821229413d93961d2790ed9abaa58b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qiumu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keindahan yang tertunda</title>
		<link>http://qiumu.wordpress.com/2009/01/15/keindahan-yang-tertunda/</link>
		<comments>http://qiumu.wordpress.com/2009/01/15/keindahan-yang-tertunda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2009 11:51:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qiumu</dc:creator>
				<category><![CDATA[once]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qiumu.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Keindahan yang tertunda “Stupid or confuse yang ingin kugambarkan saat ini, ketika kebahagiaan yang tidak diharapkan itu hadir seolah-olah mendeskriminasikan diri ku. Bimbang dibuat nya entah ini ulah teman ku atau berasal dari hati nuraninya sendiri? Secara tiba-tiba dan tak ku sadari ia memberikan untaian kata yang begitu indah, seolah curahan hatinya yang paling dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qiumu.wordpress.com&amp;blog=6080612&amp;post=16&amp;subd=qiumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><span style="font-size:16pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Keindahan yang tertunda</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span>“Stupid or confuse yang ingin kugambarkan saat ini, ketika kebahagiaan yang tidak diharapkan itu hadir seolah-olah mendeskriminasikan diri ku. Bimbang dibuat<span> </span>nya entah ini ulah teman ku atau berasal dari hati nuraninya sendiri? Secara tiba-tiba dan tak ku<span> </span>sadari ia memberikan untaian kata yang begitu indah, seolah curahan hatinya yang paling dalam</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Pelangi ada karena adanya tetesan air mata sang awan yang menjadikannya indah…tanpa hiraukan panasnya mentari yang menjadikan sejuk hati ini…semoga hari ini dapt dilalui dengan senang hati…harapa untul orang yang kita sayangi…</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Itulah pesan yang baru saja kuterima dari nokia ku, pesan dari seseorang yang ingin sekali aku lupakan terlalu banyak alsan yang tercurahkan jikalau menceritakannya</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span>Masih di balut kebimbangan ku menyisiri<span> </span>lorong sempit menuju kelas</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">“ Kenapa tiba-tiba dia ngirim sms itu, apa seluruh isi otaknya kini sudah bercampur bumbu-bumbu<span> </span>teknologi”akh..fikiran yang dangkal yang sempat terbesit hanya karena ia berasal dari makhluk jurusan teknologi sosok yang sampai saat ini masih sering membayangi disetiap langkah dan hembusan nafas ku, tak pernah kuhiraukan setiap perkataan temanku meski hanya untuk menanyakan kabarku mungkin pada saat itu seluruh teman ku berfikir kalau aku ada gangguan jiwa ,aku sudah memperkirakan hal itu akan terjadi ,namun hari ini aku benar-benar ingin focus mencari tau alasan apa yang membuatnya mengirim pesan seperti itu,yang mungkin bagi sebagian orang<span> </span>itu hanya hal yang sepele namun bagiku aitu adalah hal yang terindah yang pernah terjadi dihidupku.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span> </span>Sore menjelang jam ke 5 waktu kuliah kujambani teras samping gedung kampusku dengan menghadap kearah pintu gerbang <span> </span>tempat yang sangat strategis untuk mencari seseorang ditengah lalulalang<span> </span>setiap langkah seseorang<span> </span>hingga jam terakhir kuliah<span> </span>tepat pukul 19.00 dan sudah tertutup pula setengah<span> </span>dari pintu gerbang kampus hingga seorang satpam pun menghampiriku</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">“mba udah mau ditutup gerbangnya,lagi nunggu orang yah?” ucap satpam<span> </span>itu seraya memberikan secarik kertas laminating yang sudah hampir terkelupas<span> </span>disetiap tepinya yang bertuliskan Tata tertib kampus</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:right;">to be continue</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qiumu.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qiumu.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qiumu.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qiumu.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/qiumu.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/qiumu.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/qiumu.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/qiumu.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qiumu.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qiumu.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qiumu.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qiumu.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qiumu.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qiumu.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qiumu.wordpress.com&amp;blog=6080612&amp;post=16&amp;subd=qiumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qiumu.wordpress.com/2009/01/15/keindahan-yang-tertunda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4821229413d93961d2790ed9abaa58b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qiumu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Biografi Habbiburahman El-Shirazy</title>
		<link>http://qiumu.wordpress.com/2009/01/09/biografi-habbiburahman-el-shirazy/</link>
		<comments>http://qiumu.wordpress.com/2009/01/09/biografi-habbiburahman-el-shirazy/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 13:09:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qiumu</dc:creator>
				<category><![CDATA[once]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qiumu.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Habiburrahman el-Shirazy (lahir di Semarang, Jawa Tengah, 30 September 1976; umur 32 tahun) adalah sarjana Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir dikenal sebagai dai, novelis, dan penyair. Karya-karyanya banyak diminati tak hanya di Indonesia, tapi juga negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Brunei. Karya-karya fiksinya dinilai dapat membangun jiwa dan menumbuhkan semangat berprestasi pembaca. Diantara karya-karyanya yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qiumu.wordpress.com&amp;blog=6080612&amp;post=5&amp;subd=qiumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Habiburrahman el-Shirazy</strong> (lahir di <a class="mw-redirect" title="Semarang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Semarang">Semarang</a>, <a title="Jawa Tengah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Tengah">Jawa Tengah</a>, <a title="30 September" href="http://id.wikipedia.org/wiki/30_September">30 September</a> <a title="1976" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1976">1976</a>; umur 32 tahun) adalah sarjana <a title="Universitas Al-Azhar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Universitas_Al-Azhar">Universitas Al-Azhar</a>, <a title="Kairo" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kairo">Kairo</a>, <a title="Mesir" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mesir">Mesir</a> dikenal sebagai dai, novelis, dan penyair. Karya-karyanya banyak diminati tak hanya di <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a>, tapi juga negara-negara tetangga seperti <a title="Malaysia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Malaysia">Malaysia</a>, <a title="Singapura" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Singapura">Singapura</a> dan <a title="Brunei" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Brunei">Brunei</a>. Karya-karya fiksinya dinilai dapat membangun jiwa dan menumbuhkan semangat berprestasi pembaca. Diantara karya-karyanya yang telah beredar dipasaran adalah <a class="mw-redirect" title="Ayat-Ayat Cinta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ayat-Ayat_Cinta">Ayat-Ayat Cinta</a> (telah dibuat versi filmnya, 2004), <a class="new" title="Di Atas Sajadah Cinta (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Di_Atas_Sajadah_Cinta&amp;action=edit&amp;redlink=1">Di Atas Sajadah Cinta</a> (telah disinetronkan Trans TV, 2004), <a class="new" title="Ketika Cinta Berbuah Surga (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ketika_Cinta_Berbuah_Surga&amp;action=edit&amp;redlink=1">Ketika Cinta Berbuah Surga</a> (2005), <a class="new" title="Pudarnya Pesona Cleopatra (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pudarnya_Pesona_Cleopatra&amp;action=edit&amp;redlink=1">Pudarnya Pesona Cleopatra</a> (2005), <a class="new" title="Ketika Cinta Bertasbih 1 (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ketika_Cinta_Bertasbih_1&amp;action=edit&amp;redlink=1">Ketika Cinta Bertasbih 1</a> (2007), <a class="new" title="Ketika Cinta Bertasbih 2 (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ketika_Cinta_Bertasbih_2&amp;action=edit&amp;redlink=1">Ketika Cinta Bertasbih 2</a> (Desember, 2007) dan <a class="new" title="Dalam Mihrab Cinta (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dalam_Mihrab_Cinta&amp;action=edit&amp;redlink=1">Dalam Mihrab Cinta</a> (2007). Kini sedang merampungkan <a class="new" title="Langit Makkah Berwarna Merah (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Langit_Makkah_Berwarna_Merah&amp;action=edit&amp;redlink=1">Langit Makkah Berwarna Merah</a>, <a class="new" title="Bidadari Bermata Bening (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bidadari_Bermata_Bening&amp;action=edit&amp;redlink=1">Bidadari Bermata Bening</a>, dan <a class="new" title="Bulan Madu di Yerussalem (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bulan_Madu_di_Yerussalem&amp;action=edit&amp;redlink=1">Bulan Madu di Yerussalem</a>.</p>
<p>Memulai pendidikan menengahnya di MTs <a class="mw-redirect" title="Futuhiyyah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Futuhiyyah">Futuhiyyah</a> 1 <a class="new" title="Mranggen (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mranggen&amp;action=edit&amp;redlink=1">Mranggen</a> sambil belajar kitab kuning di Pondok Pesantren Al Anwar, <a class="new" title="Mranggen (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mranggen&amp;action=edit&amp;redlink=1">Mranggen</a>, <a class="mw-redirect" title="Demak" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Demak">Demak</a> di bawah asuhan K.H. Abdul Bashir Hamzah. Pada tahun 1992 ia merantau ke kota budaya <a class="mw-redirect" title="Surakarta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Surakarta">Surakarta</a> untuk belajar di Madrasah Aliyah Program Khusus (MAPK) Surakarta, lulus pada tahun 1995. Setelah itu melanjutkan pengembaraan intelektualnya ke Fakultas <a class="new" title="Ushuluddin (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ushuluddin&amp;action=edit&amp;redlink=1">Ushuluddin</a>, Jurusan <a class="mw-redirect" title="Hadist" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hadist">Hadist</a> <a title="Universitas Al-Azhar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Universitas_Al-Azhar">Universitas Al-Azhar</a>, Kairo dan selesai pada tahun 1999. Pada tahun 2001 lulus <a class="new" title="Postgraduate Diploma (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Postgraduate_Diploma&amp;action=edit&amp;redlink=1">Postgraduate Diploma</a> (Pg.D) S2 di <a class="new" title="The Institute for Islamic Studies (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=The_Institute_for_Islamic_Studies&amp;action=edit&amp;redlink=1">The Institute for Islamic Studies</a> di <a title="Kairo" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kairo">Kairo</a> yang didirikan oleh <a class="new" title="Imam Al-Baiquri (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Imam_Al-Baiquri&amp;action=edit&amp;redlink=1">Imam Al-Baiquri</a>.</p>
<h3><span class="mw-headline">Selama di Kairo</span></h3>
<p>Ketika menempuh studi di Kairo, Mesir, Kang Abik pernah memimpin kelompok kajian MISYKATI (Majelis Intensif Yurisprudens dan Kajian Pengetahuan Islam) di Kairo (1996-1997). Pernah terpilih menjadi duta Indonesia untuk mengikuti “Perkemahan Pemuda Islam Internasional Kedua” yang diadakan oleh WAMY (The World Assembly of Moslem Youth) selama sepuluh hari di kota Ismailia, Mesir (Juli 1996). Dalam perkemahan itu, ia berkesempatan memberikan orasi berjudul Tahqiqul Amni Was Salam Fil ‘Alam Bil Islam (Realisasi Keamanan dan Perdamaian di Dunia dengan Islam). Orasi tersebut terpilih sebagai orasi terbaik kedua dari semua orasi yang disampaikan peserta perkemahan tersebut. Pernah aktif di Mejelis Sinergi Kalam (Masika) ICMI Orsat Kairo (1998-2000). Pernah menjadi koordinator Islam ICMI Orsat Kairo selama dua periode (1998-2000 dan 2000-2002). Sastrawan muda ini pernah dipercaya untuk duduk dalam Dewan Asaatidz Pesantren Virtual Nahdhatul Ulama yang berpusat di Kairo. Dan sempat memprakarsai berdirinya Forum Lingkar Pena (FLP) dan Komunitas Sastra Indonesia (KSI) di Kairo.</p>
<h3><span class="mw-headline">Selama di Indonesia</span></h3>
<p>Setibanya di tanah air pada pertengahan Oktober 2002, ia diminta ikut mentashih Kamus Populer Bahasa Arab-Indonesia yang disusun oleh KMNU Mesir dan diterbitkan oleh Diva Pustaka Jakarta, (Juni 2003). Ia juga diminta menjadi kontributor penyusunan Ensiklopedi Intelektualisme Pesantren: Potret Tokoh dan Pemikirannya, (terdiri atas tiga jilid ditebitkan oleh Diva Pustaka Jakarta, 2003).</p>
<p>Antara tahun 2003-2004, ia mendedikasikan ilmunya di MAN I Jogjakarta. Selanjutnya sejak tahun 2004 hingga 2006, ia menjadi dosen Lembaga Pengajaran Bahasa Arab dan Islam Abu Bakar Ash Shiddiq UMS Surakarta. Saat ini ia mendedikasikan dirinya di dunia dakwah dan pendidikan lewat karya-karyanya dan pesantren Karya dan Wirausaha Basmala Indonesia bersama adik dan temannya.</p>
<h2><span class="mw-headline">Prestasi</span></h2>
<p>Kang Abik, demikian novelis ini biasa dipanggil adik-adiknya, semasa di <a class="mw-redirect" title="SLTA" href="http://id.wikipedia.org/wiki/SLTA">SLTA</a> pernah menulis teatrikal puisi berjudul Dzikir Dajjal sekaligus menyutradarai pementasannya bersama Teater Mbambung di Gedung Seni Wayang Orang Sriwedari <a class="mw-redirect" title="Surakarta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Surakarta">Surakarta</a> (1994). Pernah meraih Juara II lomba menulis artikel se-MAN I <a class="mw-redirect" title="Surakarta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Surakarta">Surakarta</a> (1994). Pernah menjadi pemenang I dalam lomba baca puisi relijius tingkat SLTA se-Jateng (diadakan oleh panitia Book Fair’94 dan <a class="mw-redirect" title="ICMI" href="http://id.wikipedia.org/wiki/ICMI">ICMI</a> Orwil Jateng di Semarang, 1994). Pemenang I lomba pidato tingkat remaja se-eks Keresidenan <a class="mw-redirect" title="Surakarta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Surakarta">Surakarta</a> (diadakan oleh Jamaah Masjid Nurul Huda, <a class="mw-redirect" title="UNS" href="http://id.wikipedia.org/wiki/UNS">UNS</a> <a class="mw-redirect" title="Surakarta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Surakarta">Surakarta</a>, 1994). Ia juga pemenang pertama lomba pidato bahasa Arab se- Jateng dan DIY yang diadakan oleh UMS Surakarta (1994). Meraih Juara I lomba baca puisi Arab tingkat Nasional yang diadakan oleh IMABA <a class="mw-redirect" title="UGM" href="http://id.wikipedia.org/wiki/UGM">UGM</a> <a class="mw-redirect" title="Jogjakarta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jogjakarta">Jogjakarta</a> (1994). Pernah mengudara di radio JPI Surakarta selama satu tahun (1994-1995) mengisi acara Syharil Quran Setiap Jumat pagi. Pernah menjadi pemenang terbaik ke-5 dalam lomba KIR tingkat SLTA se-Jateng yang diadakan oleh Kanwil P dan K Jateng (1995) dengan judul tulisan, Analisis Dampak Film Laga Terhadap Kepribadian Remaja. Beberapa penghargaan bergengsi lain berhasil diraihnya antara lain, Pena Award 2005, The Most Favorite Book and Writer 2005 dan IBF Award 2006. Dari novelnya yang berjudul &#8220;Ayat-ayat Cinta&#8221; dia sudah memperoleh royalti lebih dari 1,5 Milyar, sedangkan dari buku-bukunya yang lain tidak kurang ratusan juta sudah dia kantongi.</p>
<p><a id="Aktivitas" name="Aktivitas"></a></p>
<p><img src="/DOCUME~1/Sister/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot-3.jpg" alt="" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qiumu.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qiumu.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qiumu.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qiumu.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/qiumu.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/qiumu.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/qiumu.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/qiumu.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qiumu.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qiumu.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qiumu.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qiumu.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qiumu.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qiumu.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qiumu.wordpress.com&amp;blog=6080612&amp;post=5&amp;subd=qiumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qiumu.wordpress.com/2009/01/09/biografi-habbiburahman-el-shirazy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4821229413d93961d2790ed9abaa58b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qiumu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME~1/Sister/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot-3.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>qiumulibrary</title>
		<link>http://qiumu.wordpress.com/2009/01/07/qiumulibrary/</link>
		<comments>http://qiumu.wordpress.com/2009/01/07/qiumulibrary/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 07:23:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qiumu</dc:creator>
				<category><![CDATA[once]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://qiumu.wordpress.com/2009/01/07/qiumulibrary/</guid>
		<description><![CDATA[kumpulan resensi novel<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qiumu.wordpress.com&amp;blog=6080612&amp;post=3&amp;subd=qiumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>kumpulan resensi novel </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/qiumu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/qiumu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/qiumu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/qiumu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/qiumu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/qiumu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/qiumu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/qiumu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/qiumu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/qiumu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/qiumu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/qiumu.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/qiumu.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/qiumu.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=qiumu.wordpress.com&amp;blog=6080612&amp;post=3&amp;subd=qiumu&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://qiumu.wordpress.com/2009/01/07/qiumulibrary/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4821229413d93961d2790ed9abaa58b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qiumu</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
